CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Jumat, 19 Juni 2009

Menyimpan dan Mencetak Mail Merge

Menyimpan dan Mencetak Mail Merge

Tahap IV Menyimpan dan Mencetak Mail Merge
# Finish and Merge Pada tahap ini, klik tombol Finish & Merge dan pilih:

* Print Documents, untuk mencetak surat.
Ada 3 pilihan:
1. All untuk mencetak semua surat.
2. Current record untuk mencetak surat pada halaman yang aktif.
3. Isi nomor urut data pada kotak From dan To, untuk mencetak surat yang dipilih saja.

Mail merge

Mail merge membantu kita untuk membuat sebuah dokumen (misalnya surat) yang isinya sama untuk penerima yang berbeda secara cepat dan mudah. Fitur ini sangat membantu terutama bila penerimanya sangat banyak.

Mail merge juga dapat digunakan untuk membuat sertifikat, label, dan amplop.

    Untuk membuat mail merge terdiri dari 2 dokumen, yaitu:
  • Dokumen Master, dokumen yang isinya sama untuk semua penerima.
  • Data Source, yaitu dokumen yang isinya khusus untuk masing-masing penerima, misalnya nama dan alamat penerima.
    Data source dapat berupa data di Excel, Access, Contact pada Outlook dan sebagainya.
    Pada tutorial ini, data source menggunakan Excel, karena cara ini lebih cepat. Selain itu:
  • Lebih mudah mengontrol dan menambah data baru.
  • Lebih mudah membaca data yang ditampilkan di lembar kerja Excel terutama bila kita ingin memperbaiki kekeliruan seperti salah pengejaan dan sebagainya.
  • Juga mempermudah menyalin data source pada dokumen Excel ke lembar kerja yang lain.
    Misalnya dalam membuat sertifikat pelatihan yang pesertanya lebih kurang sama, maka akan lebih mudah memilih nama pada lembar kerja tersebut dan menyalinnya ke dokumen (data source) baru.

Langkah-langkah membuat mail merge adalah sebagai berikut:

    Tahap I Membuat Data Source
  1. Buat data source di Excel seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan nama Data Surat.
    data source mail merge
  2. Tahap II Membuat Dokumen Master
  3. Buat dokumen master surat di Word seperti contoh di bawah ini dan simpan dengan nama Master Surat.
    Beri jarak untuk menaruh nama dan alamat.
    Dokumen ini jangan ditutup karena kita akan lanjutkan ke langkah berikut: menggabungkan Data Source dengan Dokumen Master.
    Dokumen Master mail merge
  4. Tahap III Menggabungkan Data Source dengan Dokumen Master
  5. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Start Mail Merge.
    Start Mail Merge
  6. Selanjutnya kita akan memilih data source.
  7. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Select Recipients.
  8. Pilih Use Existing List, dan cari lokasi dokumen (Data Surat) pada kotak dialog Select Data Source. Kemudian klik Open untuk menampilkan kotak dialog Select Table.
  9. Pada kotak dialog Select Table, klik lembar kerja yang berisi sumber data dan pastikan kotak First row of data contains column headers dicentang. Kemudian klik OK.
  10. Sekarang kita akan menempatkan data pada masing-masing tempatnya.
  11. Taruh di kursor di bawah tulisan Kepada Yth., kemudian pada Mailings tab, grup Write & Insert Fields, klik Insert Merge Field dan pilih Nama.
  12. Lakukan juga hal yang sama pada Alamat dan sekarang tampilan dokumen akan seperti contoh di bawah ini.
    Data ditampilkan dalam tanda kurung siku dua <>.
    Tampilan Data Field
    • Tips:
    • Di sini kita dapat mengatur format surat, seperti memberi cetak tebal pada Nama dan sebagainya.
    • Bila hanya data tertentu saja yang ingin dipilih, lakukan cara berikut:
      1. Pada Mailings tab, grup Start Mail Merge, klik Edit Recipient List.
      2. Di kotak dialog Mail Merge Recipients, kosongkan kotak pada daftar seperti contoh di bawah ini.
    • Bila ada penambahan data baru di Excel, klik nama dokumen pada Data Source dan klik tombol Refresh. Data yang baru akan ditampilkan di daftar.
    • Mail Merge Recipients

  13. Untuk melihat hasil penggabungan, klik tombol PreviewResults.
    Surat akan ditampilkan per data. Klik tanda panah untuk berpindah antar data.
    Jika masih ada yang ingin diubah, klik lagi tombol PreviewResults dan lakukan perubahan yang diinginkan.
    Preview Result - Mail Merge
  14. Tahap IV Menyimpan dan Mencetak Mail Merge
    Finish and Merge
  15. Pada tahap ini, klik tombol Finish & Merge dan pilih:
    • Print Documents, untuk mencetak surat.
      Ada 3 pilihan:
      1. All untuk mencetak semua surat.
      2. Current record untuk mencetak surat pada halaman yang aktif.
      3. Isi nomor urut data pada kotak From dan To, untuk mencetak surat yang dipilih saja.
      Merge to Printer
    • Edit Individual Documents, untuk menyimpan hasil penggabungan ke dokumen baru.
      Pilihan sama dengan di atas (All, Current record dan nomor urut tertentu).
      Pada dokumen baru, setiap surat akan ditampilkan per halaman. Jangan lupa menyimpan dokumen baru tersebut

dikutip dari http://computer1001.blogspot.com/2008/10/cara-membuat-mail-merge-di-word-2007.htm

Tips Membuat Mailmerge Label

Apa itu mailmerge? Gini, kamu disuruh mengirim ucapan tahun baru ke 1000 orang. Kemudian, supaya mudah dan cepat, kita cetak alamat setiap orang di atas label undangan. Nggak mungkin dong kita ketik satu2 di format label yang kemarin kita buat?

Untuk itu, kita gunakan 2 file, yang satu berupa template label, yang kedua adalah pangkalan data/database alamat berupa file Excel, MS Access, MS Outlook address book dll. Itu yang disebut mailmerge.

Biar nggak bingung, mending kita praktekkan langsung aja ya! ;-)

Oh ya, di sini saya menggunakan software MS Word 2003 dan MS Excell.

================================================

Mari kita mulai langkah demi langkah:

1. Kita buka template yang kemarin kita buat untuk Label no. 103.


2. Ini labelnya kan:


3. Di Menu bar, klik Tools>Letter and Malings>Mail Merge


4. Setelah itu akan muncul panel di sebelah kanan. Karena kita mau bikin mailmerge untuk surat, ya kita pilih "Letters". Kemudian lihat di bagian bawah panel, klik "Starting New Document"

5. Karena kita ingin menggunakan format label yg sudah kita buka tadi, pilih "Use current Document".


6. Kemudian kita pilih, "Use existing List", ini artinya kita ingin menggunakan file berisi alamat yg kita punya. Setelah itu klik "Browse" untuk mencari lokasi dimana file Excel yang mau kita pakai berada dalam komputer kita.


7. Sebagai contoh, saya menggunakan file excel yg berisi data member mailing list pustakawan CGIAR berikut.


8. Setelah itu, kita pilih pada sheet mana data alamat tersebut berada.


9. Lalu kita akan disajikan bentuk data yang ada di dalam file excel tadi. Di sini kita bisa memilih data mana saja yang mau kita tampilkan di label. Tapi kalau bingung, tampilkan saja semuanya dulu. Caranya, klik "Select All".


10. Kita boleh memilih recipient, maksudnya si penerima surat. Silahkan edit recipient kalau diperlukan, kalau tidak lanjut saja. Klik "Next: Write Your Letter".


11. Nah, disini kamu klik cursor kamu di kolom pertama label. Kemudian klik "More Items" di panel sebelah kanan.


12. Akan muncul dialog box seperti gambar di bawah. Kita pilih ruas(field) mana yang akan kita tampilkan di label. Kita akan mengirim surat, tentu saja yang kita akan tampilkan adalah data Nama pada ruas "Name", Nama Lembaga yang dalam contoh ini ada di ruas "Center", Kemudian saya ingin tampilkan email pada field "Email". Seharusnya ada field alamat, tapi karena sekedar contoh, nggak usah dimasalahkan ya :D


13. Ketika kamu klik "Insert", maka ruas2 itu muncul di label. Lihat gambar dibawah.


14. Yah sekarang tinggal sesuaikan susunannya. Tinggal klik enter biar susunannya turun ke bawah. Trus select dan bold fontnya sesuai kebutuhan.


15. Oh iya, saya lupa mengaktifkan toolbar mailmerge. Coba ikutin gambar di bawah ini aja ya.


16. Kalau recipient atau penerima suratnya buanyak banget, misalnya 100 orang ya, pasti kita ingin agar kita bisa mencetak secara berkesinambungan. Label 1 berisi nama A label kedua si B dst. Karena itu kita harus tambahin Macro dari Mailmerge Toolbar. Klik toolbar mailmerge yg judulnya "Insert Word Field", kemudian klik "Next Record".


17. Macro word field "Next Record" itu dikopi dan paste di setiap label ya. Biar masing2 label menampilkan record yang berurutan.

18. Hasilnya akan seperti di bawah ini. Klik "Preview Your Label" di bagian bawah panel sebelah kanan. Kalo hasilnya menampilkan satu lembar label satu record, berarti masih ada kesalahan di langkah sebelumnya. Coba dicek lagi. Kalo bingung, coba lagi saja dari awal.


19. Maka MS Word akan menampilkan semua data nama dan alamat di label anda.


20. Pada tahap ini proses mailmerge bisa dikatakan selesai. Kamu sudah bisa mencetak label2 tersebut pada printer. Tapi bila kamu ingin melihat dulu hasil mailmergenya dalam sebuah dokumen label yang panjang sesuai jumlah data yang kamu punya, kamu bisa lihat ke toolbar mailmerge kemudian klik tombol "Merge to New Document". Silahkan dicoba deh, pasti dia akan membuat sebuah dokumen panjang sebanyak orang yang ingin kamu kirimi surat. Jangan lupa cek kesinambungan urutan nama pada label di masing2 halaman. Kadangkala ada kesalahan urutan kerja sehingga urutannya agak kacau.


21. Saya tidak tampilkan preview seperti apa dokumen yang dihasilkan. Kalian mesti mencobanya sendiri. Bila anda ingin mencetak nama2 tertentu saja dalam pangkalan data anda, anda bisa memilih secara manual nama tersebut. Dengan mengedit recipent list. Ini ada di langkah sebelumnya. Coba kamu cari lagi ke atas deh.


Selesai deh tutorialnya. Sebelum memulai, jangan lupa siapkan dulu format labelnya dan file MS Excel atau MS Accessnya. Nanti kalau sudah jago, kamu bisa coba mailmerge dari file pangkalan data yang lain, seperti dari file txt, MS Outlook, dll.

sumber : http://larassejati.multiply.com/journal/item/426?&item_id=426&view:replies=threaded

Sabtu, 13 Juni 2009

Microsoft Office Enterprise 2007 Trial Version Brief Description

Microsoft Office Enterprise 2007 Trial Version

Brief Description

This Microsoft Office Enterprise 2007 software evaluation program is appropriate for Developers and IT Professionals. IMPORTANT: A product key is required to use this trial. See the Overview section for details.

On This Page

Quick Details

Overview

System Requirements

Instructions

What Others Are Downloading

Quick Details

File Name:

Enterprise.exe

Version:

1

Date Published:

12/14/2006

Language:

English

Download Size:

502.1 MB

Estimated Download Time:

20 hr 24 min 56K

20 hr 24 min


Change Language:

Overview

This Microsoft Office Enterprise 2007 software evaluation program is appropriate for Developers and IT Professionals. In order to take advantage of this Microsoft Office Enterprise 2007 evaluation program, you will need to first register to obtain a trial product key.

To obtain a product key visit the following sites:


The trial period for this product is 60 days.

Top of page

System Requirements

  • Supported Operating Systems: Windows Server 2003 Service Pack 1; Windows XP Service Pack 2
  • Minimum hardware requirements:
    • 500 megahertz (MHz) processor
    • 256 megabytes (MB) of RAM
    • 3 gigabytes (GB) of available hard disk drive space
    • 1024x768 display resolution

Top of page

Instructions

To install this download:

  1. Download the file by clicking the Download button (above) and saving the file to your hard disk.
  2. Double-click the Enterprise.exe program file on your hard disk to start the Setup program.
  3. Follow the instructions on the screen to complete the installation.

Instructions for use:

After you install this download, use Office Enterprise 2007 as you typically would.

To remove this download:

  1. On the Start menu, point to Settings and then click Control Panel.
  2. Double-click Add/Remove Programs.
  3. In the list of currently installed programs, select Office Enterprise 2007 and then click Remove or Add/Remove. If a dialog box appears, follow the instructions to remove the program.
  4. Click Yes or OK to confirm that you want to remove the program.

Terjemahan Dalam Bahasa Indonesia

Microsoft Office Enterprise 2007 Trial Version

Brief Description Deskripsi singkat

Ini Microsoft Office 2007 Enterprise software evaluasi program yang sesuai untuk Pengembang dan Profesional TI. PENTING: Sebuah produk key yang dibutuhkan untuk menggunakan percobaan ini. Sekilas melihat bagian untuk rincian.

On This Page Pada Halaman Ini

Quick Details Rincian Cepat

Overview Tinjauan

System Requirements Persyaratan Sistem

Instructions Petunjuk

What Others Are Downloading Apakah download apa Lainnya

Quick Details Rincian Cepat

Nama file:

Enterprise.exe Enterprise.exe

Versi:

1 1

Tanggal Dipublikasikan:

12/14/2006 12/14/2006

Bahasa:

Inggris

Ukuran Download:

502.1 MB

Time: Perkiraan Waktu Download:

20 hr 24 min 56K 20 jam 24 menit 56K

20 hr 24 min 20 jam 24 menit


Change Language:

Tinjauan

Ini Microsoft Office 2007 Enterprise software evaluasi program yang sesuai untuk Pengembang dan Profesional TI. Untuk mengambil keuntungan dari Microsoft Office 2007 Enterprise evaluasi program, Anda harus mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan kunci produk percobaan.

Untuk mendapatkan kunci produk kunjungi situs-situs berikut ini:


Periode percobaan untuk produk ini adalah 60 hari.

Top of page Atas halaman

Persyaratan Sistem

  • Supported Operating Systems: Windows Server 2003 Service Pack 1; Windows XP Service Pack 2 Sistem Operasi yang Didukung: Windows Server 2003 Service Pack 1; Windows XP Service Pack 2
  • Minimum hardware requirements: Minimum hardware requirements:
    • 500 megahertz (MHz) processor 500 megahertz (MHz) processor
    • 256 megabytes (MB) of RAM 256 megabyte (MB) RAM
    • 3 gigabytes (GB) of available hard disk drive space 3 gigabyte (GB) tersedia ruang hard disk drive
    • 1024x768 display resolution Resolusi layar 1024x768

Petunjuk

Untuk menginstal download ini:

  1. Download file tersebut dengan mengklik tombol Download (di atas) dan menyimpan file ke hard disk.
  2. Klik dua kali file Enterprise.exe program pada hard disk untuk memulai program Setup.
  3. Ikuti petunjuk pada layar untuk menyelesaikan instalasi.

Petunjuk untuk menggunakan:

Setelah Anda menginstal download ini, menggunakan Office 2007 Enterprise karena Anda biasanya akan.

Untuk menghapus download ini:

  1. Pada menu Start, untuk Pengaturan kemudian klik Control Panel.
  2. Klik dua kali Add / Remove Programs.
  3. Dalam daftar program yang terpasang saat ini, pilih Office 2007 Enterprise dan kemudian klik Buang atau Tambah / Hapus. Jika kotak dialog muncul, ikuti instruksi untuk membuang program.
  4. Klik Ya atau OK untuk mengkonfirmasi bahwa Anda ingin menghapus program.

SEO untuk PDF

SEO untuk PDF

Gambar SEO untuk PDFSEO untuk PDF berarti usaha membuat file dokumen PDF (Portable Document Format) yang kita upload di Internet mendapat peringkat tinggi di search engine (SEO = Search Engine Optimization). Misalnya kita memiliki dokumen PDF berupa ebook atau yang lain, dengan menggunakan teknik SEO untuk PDF, file PDF tersebut akan muncul di halaman pertama search engine (Google, Yahoo, dkk) untuk kata kunci yang sesuai. Bagaimana caranya?

Sebenarnya teknik SEO untuk PDF tidak jauh berbeda dengan teknik SEO untuk halaman web biasa, tetapi biasanya hal ini tidak dilakukan pemilik web, karena mereka fokus ke SEO untuk halaman web mereka, bukan untuk file PDF-nya. Untuk sekedar kilas balik, inilah dua buah teknik SEO untuk halaman web biasa yang juga berlaku untuk PDF:

  1. Fokus ke kualitas konten dan kata kunci atau keyword.
  2. Perbanyak link ke halaman tersebut.

Sebagai ilustrasi, ini adalah gambar screenshoot Google.co.id pada tanggal 28-11-2008 untuk kata kunci kalender 2009. Ternyata sebuah file PDF dari blog ini yang isinya kalender 2009 mendapatkan peringkat pertama dan artikel yang memuat file PDF tersebut mendapat peringkat ketiga.

Gambar ilustrasi SEO untuk PDF

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam SEO untuk PDF adalah:

  1. File PDF memiliki pagerank. Pagerank adalah ukuran kepopuleran halaman web yang dibuat oleh Google yang nilainya tergantung oleh banyaknya link yang mengarah ke halaman web tersebut. Ternyata, file PDF pun memiliki pagerank, sebagai contoh, file PDF kalender 2009 saat ini memiliki PR = 1.
  2. Ukuran file PDF menentukan terindeks atau tidaknya file tersebut oleh Google. File PDF saya yang berisi kalender 2009 dengan ukuran 653 KB sampai saat ini belum terindeks Google. Dengan demikian dapat diperkirakan bahwa Google menyukai file PDF yang ukurannya kecil.
  3. Google bisa mengindeks file PDF yang terproteksi “password to modify“. File kalender 2009 yang saya buat ini adalah file PDF yang terproteksi password agar bisa dibuka tetapi tidak bisa diedit, dan ternyata Google mampu mengindeks file tersebut. Untuk file PDF yang tidak terproteksi, sudah jelas Google dan search engine lain dapat mengindeksnya.
  4. Nama file PDF akan menjadi URL PDF tersebut, untuk itu pilihlah nama yang mencerminkan isi atau keyword dokumen tersebut.

Yang terpenting dalam teknik SEO untuk PDF = Metadata

Jika Anda membuat file PDF dengan Adobe Acrobat Profesional, maka Anda perlu mengisi Title, Author, Subject, Keyword, dan Description dari dokumen PDF Anda. Dengan Adobe Acrobat Profesional, metadata untuk PDF dapat disetting melalui menu File -> Document Properties. Klik pada Additional Metadata untuk mengisi Description.

Gambar metadata untuk file PDF

Selamat mencoba!

Penulis: Oka Mahendra (http://tutorialgratis.net)

Perburuan ke-2

Membundel Kliping Digital

PCplus

Artikel Terkait:

Rabu, 15 April 2009 | 13:02 WIB

Masihkah Anda mengumpulkan dan mendata informasi dengan aktivitas membuat kliping? Atau Anda bahkan sudah tidak tahu apa itu kliping?

Kliping merupakan kegiatan pengguntingan atau pemotongan bagian-bagian tertentu dari surat kabar, majalah, atau sumber yang lain kemudian disusun dalam sistem tertentu di suatu bidang. Fungsi kliping adalah mengemas ulang bacaan, sedangkan yang dikliping bisa berupa artikel, berita, atau foto. Mungkin, karena kemudahan mengakses Internet, aktivitas ini tak populer lagi seperti dulu.

Kliping sebagai sumber informasi bisa dijadikan alternatif pengganti buku. Karena buku pun kini sudah berformat elektronik, maka kini kliping pun bisa dibuat dalam format digital pula, misalnya dalam bentuk dokumen PDF.

Untuk membuatnya, Anda tidak perlu lagi lembaran kertas, gunting, dan lem. Penggantinya adalah scanner dan aplikasi pendukung. Karena tidak menggunakan kertas, kegiatan ini juga termasuk gerakan ramah lingkungan.

Aplikasi yang digunakan antara lain adalah driver pindai dari scanner yang digunakan. Untuk aplikasi pendukungnya, PCplus menggunakan Adobe Bridge CS4. Intinya adalah Anda akan memindai sejumlah artikel dari media, kemudian menyatukannya dalam format PDF dengan bantuan Adobe Bridge.

Pada versi sebelumnya, Creative Suite 3 (CS3), fasilitas untuk membuat PDF sebenarnya sudah langsung bisa diakses dari dalam menu Photoshop. Namun, pada versi baru, fasilitas tersebut dipindah ke Adobe Bridge—aplikasi manajemen files yang akan terinstal secara otomatis bersamaan dengan aplikasi Adobe Photoshop atau aplikasi dalam bundel Creative Suite lainnya.

Oke, sekarang siapkan scanner, materi media yang hendak dikliping, lalu ikuti panduan ini.

1. Buka aplikasi Adobe Bridge CS4. Pastikan pula scanner telah terkoneksi dengan PC. Siapkan artikel yang hendak dipindai dan dijadikan materi kliping. Letakkan di atas flatbed pada scanner. Untuk mulai memindai, klik [File] > [Get Photos form Camera…].


2. Tunggu sampai muncul boks Photo Downloader. Tentukan folder simpan dengan mengklik tombol [Browse...]. Anda bisa membuat folder simpan baru untuk materi kliping tersebut dengan mengklik [Make New Folder]. Jika sudah, klik [OK]. Selanjutnya, pilih peranti scanner yang digunakan di menu "Get Photos from:".

3. Selanjutnya, aplikasi pindai bawaan scanner akan muncul. Untuk melihat pindaian sementara, klik [Preview], dan tentukan besar area pindai. Untuk langsung memindai, klik [Scan]. Tindakan ini tergantung kepada aplikasi yang digunakan. Untuk resolusi, pilih saja 150dpi. Setelah terpindai, hasilnya akan langsung masuk ke folder yang telah ditentukan.

4. Pindai semua materi sampai tuntas. Jika sudah, tutup aplikasi pindai. Selanjutnya, pada boks dialog Photo Downloader akan muncul keterangan jumlah file hasil pindai. Langkah selanjutnya, klik [Get Photos]. Kembali ke Bridge, buka folder simpan hasil pindai dan cek apakah gambar sudah masuk.

5. Seleksi semua file hasil pindai dengan menekan [Ctrl] di keyboard, lalu klik semua files yang diinginkan. Untuk membuat koleksi gambar pindai itu menjadi PDF, klik [OUTPUT] yang ada di sudut kanan atas jendela. Pada panel dan jendela aplikasi baru yang muncul, pilih [PDF].

6. Untuk template dokumen PDF-nya, tersedia sejumlah pilihan dalam menu "Template". Untuk pilihan standar di mana setiap gambar akan ditempatkan dalam sebuah halaman PDF, maka pilihlah opsi [Maximize]. Tentukan kualitas tampilannya pada "Quality". Jika memilih "Low Quality", artinya gambar akan dikompresi.

7. Tata halaman PDF bisa Anda kelola di menu "Layout". Anda juga bisa menambahkan watermark (penanda) dalam bentuk teks lewat menu "Watermark". Centangi opsi [View PDF After Save] untuk melihat hasilnya ketika PDF selesai dibuat. Untuk memulai proses pembuatan, klik [Save...]. Tentukan folder simpan dokumen PDF, lalu klik tombol [Save]. Tunggui beberapa saat sampai hasilnya muncul.


TIP: Mem-PDF-kan Kliping dengan Photoshop CS/CS2/CS3

Jika Anda menggunakan Adobe Photoshop CS sampai CS3, buat langsung dokumen PDF dari gambar hasil pindai dengan PDF Presentation. Berikut panduan praktiknya:

1. Siapkan gambar hasil pindai dan gabungkan dalam sebuah folder agar mudah diakses. Bukalah aplikasi Adobe Photoshop. Klik [Automate] > [PDF Presentation…]. Pada boks PDF Presentation, klik [Browse] dan carilah files gambar. Seleksi semua, lalu klik [Open]. Selanjutnya, klik [Save]. Tentukan folder simpan di boks Save, dan klik [Save] lagi.

2. Tunggu sampai boks Save Adobe PDF muncul. Klik opsi [General] yang ada di daftar sebelah kiri boks konfirmasi. Centang [Preserve Photoshop Editing Capabilities] jika Anda masih ingin mengutak-atik atau menyunting PDF tersebut.

3. Agar kliping bisa dikirim via e-mail, pilih opsi [Smallest File Size] pada menu “Adobe PDF Preset”. Namun, jika ingin kualitas gambar tetap bagus, atur menu “Image Quality” ke opsi [Medium] atau [High]. Akhiri dengan mengklik [Save PDF]. Tunggui hingga proses perubahan berakhir. Dokumen pun bisa dibuka dengan Adobe Reader.

Sumber: PCplus

Akses http://m.kompas.com dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.

JENIS EKSTENSI FILE DAN KEGUNAANNYA

JENIS EKSTENSI FILE DAN KEGUNAANNYA

Ekstensi file berfungsi untuk mengetahui atau membedakan jenis suatu file.
Ekstensi file biasanya terdiri dari 3 huruf tetapi juga terdapat ekstensi yang hanya terdiri dari 2 ataupun 4 huruf.
Ekstensi file terletak pada tiga huruf terakhir sesudah titik.
Untuk mengetahui/menampilkan ekstensi dari suatu file caranya adalah sebagai berikut (Untuk Windows XP) :
1. Buka Windows Explorer anda
2. Pilih Tools -> Folder Options
3. Masuk ke Tab View
4. Hilangkan centang yang ada pada “Hide extensions for known file types”
5. Apply -> OK
Berikut adalah beberapa ekstensi suatu file yang sering kita temui beserta penjelasan :

EXE = File aplikasi (executable)
Hanya bisa dibuka di sistem operasi windows

DOC = File Dokumen
Dapat dibuka dengan MS Word

GIF = File Gambar/Animasi
Dapat dibuka dengan semua aplikasi untuk edit gambar seperti PhotoShop, PhotoPaint, Paint, ACDSee, Ulead Gif Animator dan lain2.

JPG/JPEG/BMP = File Gambar
Dapat dibuka dengan semua aplikasi untuk edit gambar seperti PhotoShop, PhotoPaint, Paint, ACDSee dan lain2

ICO = File untuk Icon Gambar
Dapat dibuka dengan semua aplikasi untuk edit gambar icon.

PSD = File Image, File Photoshop
Dapat dibuka dengan aplikasi Adobe PhotoShop.

MP3 = File Audio
Dapat dibuka dengan aplikasi audio seperti Winamp, Windows Media Player atau yang lainnya.

WAV = File Audio
Dapat dibuka dengan aplikasi audio seperti Winamp, Windows Media Player atau yang lainnya.

MPG/MPEG = File Video
Dapat dibuka dengan aplikasi video seperti Windows Media Player atau yang lainnya.

AVI = File Video (Biasanya digunakan untuk format DVD)
Dapat dibuka dengan aplikasi video seperti CyberLink PowerDVD atau yang lainnya.

FLV = File Flash Video
Dapat dibuka dengan aplikasi video flash seperti Total Video Player, FLV Player atau yang lainnya.

PDF = File Dokumen dari Adobe
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Adobe Acrobat Reader.

TXT = File Teks
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Notepad, Wordpad atau yang lainnya.

LOG = File Log
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Notepad, Wordpad atau yang lainnya.

ASM = Source Code Pemrograman Assembly
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Notepad, Wordpad atau yang lainnya

RAR/ZIP = File Kompresi
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti WinZip atau WinRar.

REG = File Registry
Dapat dibuka dengan aplikasi Regedit atau Notepad juga bisa.

HTM/HTML/SHTML = File Internet Document
Dapat dibuka dengan Netscape Navigator, MS Internet Explorer, Mozilla Firefox atau yang lainnya.

TTF = File Font
Dapat dibuka dengan aplikasi Font Viewer.

CDR = File Corel Draw
Dapat dibuka dengan Corel Draw.

BAT = File Batch
Sebuah file text yang berisi beberapa perintah yang secara segaja untuk di eksekusi oleh command prompt.
Dapat dibuka dengan aplikasi Notepad.

Ekstensi file berfungsi untuk mengetahui atau membedakan jenis suatu file.
Ekstensi file biasanya terdiri dari 3 huruf tetapi juga terdapat ekstensi yang hanya terdiri dari 2 ataupun 4 huruf.
Ekstensi file terletak pada tiga huruf terakhir sesudah titik.
Untuk mengetahui/menampilkan ekstensi dari suatu file caranya adalah sebagai berikut (Untuk Windows XP) :
1. Buka Windows Explorer anda
2. Pilih Tools -> Folder Options
3. Masuk ke Tab View
4. Hilangkan centang yang ada pada “Hide extensions for known file types”
5. Apply -> OK
Berikut adalah beberapa ekstensi suatu file yang sering kita temui beserta penjelasan :

EXE = File aplikasi (executable)
Hanya bisa dibuka di sistem operasi windows

DOC = File Dokumen
Dapat dibuka dengan MS Word

GIF = File Gambar/Animasi
Dapat dibuka dengan semua aplikasi untuk edit gambar seperti PhotoShop, PhotoPaint, Paint, ACDSee, Ulead Gif Animator dan lain2.

JPG/JPEG/BMP = File Gambar
Dapat dibuka dengan semua aplikasi untuk edit gambar seperti PhotoShop, PhotoPaint, Paint, ACDSee dan lain2

ICO = File untuk Icon Gambar
Dapat dibuka dengan semua aplikasi untuk edit gambar icon.

PSD = File Image, File Photoshop
Dapat dibuka dengan aplikasi Adobe PhotoShop.

MP3 = File Audio
Dapat dibuka dengan aplikasi audio seperti Winamp, Windows Media Player atau yang lainnya.

WAV = File Audio
Dapat dibuka dengan aplikasi audio seperti Winamp, Windows Media Player atau yang lainnya.

MPG/MPEG = File Video
Dapat dibuka dengan aplikasi video seperti Windows Media Player atau yang lainnya.

AVI = File Video (Biasanya digunakan untuk format DVD)
Dapat dibuka dengan aplikasi video seperti CyberLink PowerDVD atau yang lainnya.

FLV = File Flash Video
Dapat dibuka dengan aplikasi video flash seperti Total Video Player, FLV Player atau yang lainnya.

PDF = File Dokumen dari Adobe
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Adobe Acrobat Reader.

TXT = File Teks
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Notepad, Wordpad atau yang lainnya.

LOG = File Log
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Notepad, Wordpad atau yang lainnya.

ASM = Source Code Pemrograman Assembly
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti Notepad, Wordpad atau yang lainnya

RAR/ZIP = File Kompresi
Dapat dibuka dengan aplikasi seperti WinZip atau WinRar.

REG = File Registry
Dapat dibuka dengan aplikasi Regedit atau Notepad juga bisa.

HTM/HTML/SHTML = File Internet Document
Dapat dibuka dengan Netscape Navigator, MS Internet Explorer, Mozilla Firefox atau yang lainnya.

TTF = File Font
Dapat dibuka dengan aplikasi Font Viewer.

CDR = File Corel Draw
Dapat dibuka dengan Corel Draw.

BAT = File Batch
Sebuah file text yang berisi beberapa perintah yang secara segaja untuk di eksekusi oleh command prompt.
Dapat dibuka dengan aplikasi Notepad.

cara menangani virus asing pada komputer

cara menangani virus asing pada komputer

Jika kita ketiban sial, ternyata worm terlanjur masuk dalam sistem komputer kita. Berikut ini beberapa saran penanggulangan yang mungkin dapat dipakai untuk menhapus atau memutus hidup worm.

· Mencari program anti virus

Cara tergampang melawan worm adalah dengan menggunakan program anti virus yang baru. Atau melakukan update database virus, yang umumnya disediakan oleh program anti virus yang kita pakai, secara berkala. Sehingga ia dapat mengenali keberadaan virus atau worm yang baru. Cara ini meskipun tidak efektif, tapi cukup membantu. Biasanya program anti virus terbaru pun kadang tidak dapat menangani worm lokal baru. Padahal setiap saat bermunculan worm-worm baru. Namun demikian, lebih baik memakai program anti virus daripada tidak sama sekali.

· Memakai MSCONFIG

Cara tradisional lainnya adalah memakai program msconfig untuk memeriksa sistem komputer anda. Terutama pada tab Startup, karena tab ini akan memuat info tentang program apa saja yang dijalankan saat booting awal dilakukan. Jika kita menemui nama masukkan baru atau aneh, itu wajib kita teliti.

Cara memanggilnya sudah tahu bukan? Klik Start, klik Run… pada saat kotak Run muncul, ketikkan msconfig dan tekan Enter. Jendela System Configuration Utility akan muncul. Pada jendela ini akan terdapat tab-tab, klik saja tab Startup.


Jika pada kolom Startup item muncul nama-nama baru, asing atau aneh, periksalah keabsahannya. Caranya? Perhatikan kolom Command. Disitu akan terdapat nama file yang dijalankan berikut lokasi path-nya. Kemudian kita pergi ke folder yang ditunjukkan oleh kolom Command tersebut. Untuk memeriksa keabsahannya file tersebut, klik kanan pada nama file tersebut. Suatu menu konteks akan muncul. Klik Properties, akan muncul jendela Properties, dengan beberapa tab seperti General, Version, Compatibility dan sebagainya. Kita klik tab Version karena tab ini memuat banyak informasi tentang file yang sedang kita pakai. Ada Company, File Version, Internal Name, Language, Legal Trademarks dan sebagainya. Klik pilihan-pilihan yang ada sesuai kebutuhan. Misalnya kita klik Company, seharusnya akan muncul informasi tentang Company pembuat program tersebut.

Dari hasil analisis masukkan value yang ada pada setiap item name, kita akan segera dapat mengetahui informasi data file yang kita periksa. Dari info ini biasanya akan segera ketahuan apakah file tersebut worm atau file asli.

· Memakai Regedit

Dengan regedit, program pengatur registry Windows, kita pun sebenarnya dapat mencegah atau memutus rantai hidup Worm. Karena worm umumnya akan memanfaatkan jasa registry dalam melakukan auto executer programnya. Bagian registry yang wajib kita periksa adalah pada:

HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRun

HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunOnce

HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRunOnceEx

HKEY_CURRENT_USERSOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionRun

Jika pada bagian ini kita menemukan nama value yang antik atau aneh, periksa dan matikanlah bila memang diinginkan. Worm biasanya akan memanfaatkan subkey Run, agar dirinya dapat selalu dijalankan saat sistem operasi Windows diaktifkan.

· Membuat program anti virus sendiri

Cara terafdhol dan aman dalam mengatasi worm adalah dengan membuat program anti virus sendiri. Terutama dalam menangani worm lokal. Dan ini berat! Tidak semua orang dapat melakukannya.

· Memakai program pemeriksaan proses

Seandainya dengan msconfig kita gagal dala melakukan penelitian dan pengambilan keputusan. Pergunakanlah Task Manager. Cara pengaktifan Task Manager dilakukan dengan menekan gabungan tombol Ctrl+Alt+Del. Jika kita tekan kombinasi tombol tersebut maka akan muncul jemdela Windows Task Manager. Ada beberapa tab, seperti Applications, Processes, Performance dan sebagainya. Anggap saja kita sedang meneliti proses yang ada, klik tab Processes. Akan terlihat bebrapa masukkan proses yang sedang aktif pada komputer. Jika terdapat suatu proses dengan nama aneh, periksa dan matikanlah dengan mengklik namanya dan mengklik tombol End Process. Proses tersebut akan dihentikan. Jika proses yang kita hentikan kebetulan adalah program proses worm, maka sama saja kita membunuh worm dari memory.

Untuk lebih gampangnya (namun kurang akurat) adalah dengan memeriksa tab Aplications. Jika kita klik tab ini, akan terlihat nama-nama aplikasi yang sedang dijalankan. Untuk mematikan aplikasi, klik nama aplikasi yang diinginkan dan klik tombol End Task. Aplikasi akan seger dimatikan oleh Windows.

Pada umumnya worm akan “mengamnkan” Task Manager, dengan cara memblokir pengaksesan via manipulsai registry sehingga program Task Manager tidak dapat dijalankan. Atau, worm akan memantau pemakaian program ini. Jika diketahui program ini aktif, maka akan segera dimatikan atau komputer akan di-booting ulang. Nah kalo sudah begini bagaimana? Jawabanya kita harus memakai program pihak ketiga. Program yang tidak standar windows. Sehingga worm tidak akan dapat memantaunya. Banyak sekali program bantu ini dipasaran. Dan jika anda mau yang gratisan, dapat anda cari di internet. Salah satu program yang menjadi favorites saya adalah Process Explorer-nya SysInternals.

Catatan: Setelah semuanya telah dilakukan dan worm-nya sudah kita putus siklus hidupnya jangan lupa kita check lagi file worm-nya dan jika ada kita Delete manual.

PENCEGAHAN
Memakai program anti virus terbaru
Tidak sembarangan memakai Flash Disk
Tidak sembarangan menjalankan program
Memakai Account biasa (Non-Administrator)